Perilaku Generasi Z terhadap Pinjaman Online

Studi Kualitatif Mengenai Kebutuhan Finansial Jangka Pendek, Gaya Hidup, Literasi Keuangan, Promosi, Persepsi Risiko, dan Status Sosial

Authors

  • Arie Kurniawati STIE Indonesia Banking School
  • Nuri Wulandari STIE Indonesia Banking School
  • Whony Rofianto STIE Indonesia Banking School
  • Batara Simatupang STIE Indonesia Banking School

Keywords:

Generation Z, online loans, short-term financial needs, consumptive lifestyle, financial literacy, risk perception

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi perilaku keuangan Generasi Z (Gen Z) di Indonesia, khususnya dalam penggunaan layanan pinjaman online. Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah meningkatnya ketergantungan Gen Z pada platform pinjaman digital, yang menimbulkan kekhawatiran terhadap kerentanan finansial dan risiko utang. Gen Z, sebagai kelompok demografi yang tumbuh di era digital, sangat terbuka terhadap inovasi teknologi dan produk keuangan digital, sehingga lebih rentan terhadap peluang sekaligus risiko. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dengan individu berusia 17–28 tahun yang pernah atau sedang menggunakan layanan pinjaman online. Analisis difokuskan pada pengalaman, persepsi, dan motivasi mereka dalam mengambil keputusan keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan keuangan jangka pendek yang mendesak, pola gaya hidup konsumtif, serta kemudahan dan kecepatan akses pinjaman online menjadi faktor utama yang membentuk perilaku pinjaman Gen Z. Selain itu, paparan promosi semakin mendorong adopsi pinjaman, sementara rendahnya literasi keuangan meningkatkan kerentanan terhadap risiko finansial dan penumpukan utang. Temuan ini memberikan kontribusi teoretis terhadap pemahaman perilaku keuangan Gen Z di era digital. Secara praktis, penelitian ini menawarkan wawasan bagi regulator, penyedia layanan keuangan, dan pendidik untuk merancang strategi perlindungan konsumen, literasi keuangan digital, dan kampanye pinjaman bertanggung jawab yang lebih relevan bagi generasi muda.

References

Ajzen, I. (1991). The theory of planned behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50(2), 179–211. https://doi.org/10.1016/0749-5978(91)90020‑T

Andista, D. R., & Susilawaty, R. (2021, September). Pengaruh persepsi kemudahan penggunaan dan risiko terhadap minat pengguna dalam penggunaan finansial teknologi pinjaman online. Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar, 12, 1228–1233.

Ardiyanto, A. (2021). Kebutuhan finansial dan pinjaman online: Studi pada Generasi Z. Jurnal Keuangan Digital, 15(2), 112–130.

Asmah, D. C., & Hariani, P. R. (2019). Analysis of the development of online loans and Gen Z income in Indonesia in the era of the Industrial Revolution 4.0. Proceedings INSIS International Seminar of Islamic Studies, 1(1), 1–12. https://doi.org/10.3059/insis.v1i1.14345

Bandura, A. (1986). Social foundations of thought and action: A social cognitive theory. Englewood Cliffs, NJ: Prentice‑Hall.

Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101.

Chandra, A. A., & Siregar, Q. R. (2025). Peran literasi keuangan sebagai variabel intervening dalam pengaruh gaya hidup dan teman sebaya terhadap perilaku konsumtif. Mandiri: Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 4(1), 29–41.

Cindy, V. D., Nurshinta, & Usman, O. (2023). Analysis of Factors Affecting Generation Z’s Intention in Using Shopee Pinjaman Online. Prosiding 1st International Students Conference on Business, Education, Economics, Accounting, and Management (ISC‑BEAM 2023), 1–6. https://doi.org/10.21009/ISC‑BEAM.011.29

Featherman, M. S., & Pavlou, P. A. (2003). Predicting e‑services adoption: A perceived risk facets perspective. International Journal of Human‑Computer Studies, 59(4), 451–474.

Fadilah, R. (2021). Literasi keuangan dan dampaknya pada penggunaan pinjaman online oleh Generasi Z. Jurnal Manajemen, 13(4), 89–105.

Hidayah, F. N., Nugroho, B. S., Ardiati, A. R., Tsaqyfa, M. N., Hakim, M. A., & Ridlwan, A. A. (2023). Meneropong maraknya pinjaman online di kalangan mahasiswa: motif dan dampak terhadap perilaku konsumtif. Jurnal Ilmu Manajemen, 11(4), 821–832.

Katadata Insight Center. (2023). Pendapatan layanan keuangan digital di Asia Tenggara berdasarkan sektor. Databoks. https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2023/07/10/fintech-lending-dominasi-pendapatan-keuangan-digital-di-asia-tenggara

Lusardi, A., & Mitchell, O. S. (2014). The economic importance of financial literacy: Theory and evidence. Journal of Economic Literature, 52(1), 5–44. https://doi.org/10.1257/jel.52.1.5

Malik, M., & Akhtar, N. (2022). Adoption of digital financial services: A study of factors influencing consumers’ intention to use fintech in emerging economies. Journal of Financial Services Marketing, 27(2), 112–124. https://doi.org/10.1057/s41264-021-00108-4

Maslow, A. H. (1943). A theory of human motivation. Psychological Review, 50(4), 370–396. https://doi.org/10.1037/h0054346

Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Novika, F., Septivani, N., & Indra, I. M. (2022). Illegal online loans become a social disaster for the Millennial generation. Management Studies and Entrepreneurship Journal, 3(3), 1174–1192.

Otoritas Jasa Keuangan. (2020). Layanan pinjam meminjam uang berbasis teknologi informasi [PDF]. https://www.ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/publikasi/Documents/Pages/FAQ-Terkait-Layanan-Pinjam-Meminjam-Uang-Berbasis-Teknologi-Informasi---Kategori-Umum/FAQ%20LPMUBTI%20-%20Kategori%20Umum.pdf

Otoritas Jasa Keuangan. (2021). Data dan statistik – Fintech-Lending [PDF]. https://ojk.go.id/id/kanal/iknb/data-dan%20statistik/direktori/fintech/Documents/FAQ%20Fintech%20Lending.pdf

Otoritas Jasa Keuangan. (2024). Financial technology P2P lending: Pinjaman online berizin di OJK. https://www.ojk.go.id/waspada-investasi/id/berita/Pages/Financial-Technology-P2P-Lending-Pinjaman-Online-Berizin-di-OJK.aspx

Otoritas Jasa Keuangan. (2024). Pindar: Istilah baru pengganti pinjol dalam layanan keuangan digital. https://www.ojk.go.id/id/berita/Pages/pindar-pinjaman-daring-sebagai-istilah-pengganti-pinjol.aspx

Pahlevi, D. R., & Ekhsan, H. (2018). Pengaruh gaya hidup dan literasi keuangan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa. Jurnal Riset Sains Manajemen, 3(3), 103–110.

Pattinama, G. L. (2024). Pengaruh kemudahan akses terhadap niat melakukan pinjaman pada peer‑to‑peer lending. Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan, 1(6), 1–5. https://doi.org/10.69714/g6ynd742 journal.smartpublisher.id

Pham Van Tuan et al. (2024). Factors affecting the intention to Buy Now–Pay Later for online payment of Generation Z. Journal of Business and Econometrics Studies, 1(2), 1–6.

Pulungan, D. R., & Febriaty, H. (2018). Pengaruh gaya hidup dan literasi keuangan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa. Jurnal Riset Sains Manajemen, 2(3), 103–110.

Ratnawati, K., Sudarmiatin, Soetjipto, B. E., & Restuningdiah, N. (2022). The role of financial behavior as a mediator of the influence of financial literacy and financial attitudes on MSMEs investment decisions in Indonesia. Journal of Social Economics Research, 9(4), 193–203. https://doi.org/10.18488/35.v9i4.3231

Statista. (2023). Number of fintech users in Indonesia by segment from 2018 to 2028. https://www.statista.com/statistics/1190416/indonesia-fintech-user-segments/

Sugiyono. (2012). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta.

Susilo, A. (2022). Pengaruh Financial Technology terhadap Literasi Keuangan Gen Z di Kota Medan. Jurnal Pendidikan dan Ekonomi, 10(2), 346–359. https://doi.org/10.21009/eko.v10i2.1331

Skystar Capital. (2024). Ekspansi fintech global ke Asia Pasifik: Prospek pertumbuhan terbaik, pemain utama, dan tantangan investasi 2024. https://skystar.vc/id/ekspansi-fintech-global-ke-asia-pasifik-prospek-pertumbuhan-terbaik-pemain-utama-dan-tantangan-investasi-2024/

Tong, A., Sainsbury, P., & Craig, J. (2007). Consolidated criteria for reporting qualitative research (COREQ): a 32‑item checklist for interviews and focus groups. International Journal for Quality in Health Care, 19(6), 349–357.

Venkatesh, V., Morris, M. G., Davis, G. B., & Davis, F. D. (2003). User acceptance of information technology: Toward a unified view. MIS Quarterly, 27(3), 425–478.

Wijaya, R. (2021). The role of financial regulations on the adoption of digital loans among Indonesian youth. Journal of Financial Technology, 12(3), 221–235.

Yakoboski, P., Lusardi, A., & Hasler, A. (2021). Millennials’ and Gen Z's money management during COVID-19: Challenges and opportunities (TIAA Institute-GFLEC P-Fin Index Report). Global Financial Literacy Excellence Center, George Washington University.

Yuk mengenal FinTech! Keuangan digital yang tengah naik daun. Diakses dari https://sikapiuangmu.ojk.go.id/FrontEnd/CMS/Article/10468

Downloads

Published

2025-12-29

How to Cite

Kurniawati, A., Wulandari, N., Rofianto, W., & Simatupang, B. (2025). Perilaku Generasi Z terhadap Pinjaman Online: Studi Kualitatif Mengenai Kebutuhan Finansial Jangka Pendek, Gaya Hidup, Literasi Keuangan, Promosi, Persepsi Risiko, dan Status Sosial. Jurnal Keuangan Dan Perbankan, 22(01), 77–88. Retrieved from https://journal.ibs.ac.id/index.php/jkp/article/view/913
Abstract Views: 101 | File Downloads: 50