https://journal.ibs.ac.id/index.php/jkp/issue/feedJurnal Keuangan dan Perbankan2026-08-12T11:38:04+00:00Tim Jurnal Keuangan dan Perbankan[email protected]Open Journal Systems<p><img src="http://journal.ibs.ac.id/public/journals/1/homepageImage_en_US.png" alt="" /><img src="https://journal.ibs.ac.id/public/site/images/age/coverjkp.jpg" alt="" width="1280" height="1024" /></p> <p>ISSN print : <a href="https://portal.issn.org/resource/ISSN-L/1829-9865" target="_blank" rel="noopener">1829-9865</a> <br />eISSN : <a href="https://portal.issn.org/resource/ISSN/2579-485X?search_id=0532bae9-ef14-4ca0-b755-5b1ceefe35d8" target="_blank" rel="noopener">2579-485X</a></p> <p style="text-align: justify;">Jurnal Keuangan dan Perbankan (JKP) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh STIE Indonesia Banking School sebagai media publikasi salah satu kegiatan Tridharma Perguruan Tinggi di bidang penelitian dan pengabdian masyarakat</p> <p style="text-align: justify;">Terbit dua kali dalam setahun pada bulan Juni dan Desember. Merupakan hasil penelitian, telaah, dan analisis yang terkait dengan bidang ilmu akuntansi, manajemen keuangan, dan ekonomi makro, khususnya dalam industri perbankan dan keuangan</p> <p style="text-align: justify;"><a href="https://afatogel.com/">afatogel</a></p>https://journal.ibs.ac.id/index.php/jkp/article/view/952Pengaruh Struktur Modal, Profitabilitas, Ukuran Perusahaan dan Pertumbuhan Aset terhadap Nilai Perusahaan LQ45 2026-08-12T09:23:29+00:00Kristin Birgita[email protected]Fredella Colline[email protected]<p><em>This study investigates the effect of capital structure, profitability, firm size, and asset growth on firm value of companies included in the LQ45 Index listed on the Indonesia Stock Exchange during 2022–2024. Firm value is measured using Price to Book Value (PBV), while capital structure, profitability, firm size, and asset growth are proxied by Debt to Equity Ratio (DER), Return on Assets (ROA), the natural logarithm of total assets, and asset growth, respectively. This study employs a quantitative approach using secondary data obtained from the annual financial statements of LQ45 companies. The sample consists of 57 companies with 171 firm-year observations selected through purposive sampling. Data were analyzed using multiple linear regression with the assistance of SPSS software. The results indicate that capital structure and profitability have a significant effect on firm value, whereas firm size and asset growth do not show a significant effect. These findings suggest that firm value is primarily influenced by financial performance and financing decisions rather than firm size or asset expansion.</em></p>2026-06-29T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Keuangan dan Perbankanhttps://journal.ibs.ac.id/index.php/jkp/article/view/1000Pengaruh Disiplin Kerja, Pelaksanaan Jenjang Karir, dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Karyawan PT. Bank Pembangunan Daerah Papua Kantor Cabang Kepi 2026-08-12T11:35:35+00:00Maria Engelbertha Sumyarita Rahayu[email protected]Antyo Pracoyo[email protected]<p><em>This study aims to analyze the effect of work discipline, career path implementation, and work motivation on employee performance at PT. Bank Pembangunan Daerah Papua, Kepi Branch Office. Employee performance is a crucial factor in the regional banking industry because it directly affects service quality, productivity, and customer trust. However, several problems have been identified, including low work discipline, suboptimal career path implementation, and declining work motivation, which may affect employee performance. This research uses a quantitative approach with an associative and explanatory research design. The population consists of all employees of PT. Bank Pembangunan Daerah Papua Kepi Branch Office totaling 43 employees, who were all selected as respondents using a total sampling technique. Data were collected through questionnaires using a Likert scale and analyzed using multiple linear regression to examine the partial and simultaneous effects of the variables. The results show that work discipline has a positive and significant effect on employee performance. Career path implementation also has a positive and significant influence on employee performance. In addition, work motivation significantly improves employee performance. Simultaneously, work discipline, career path implementation, and work motivation significantly affect employee performance. These findings indicate that effective discipline management, a clear career path system, and improved work motivation are important managerial strategies to enhance employee performance and support organizational goals.</em></p>2026-06-29T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Keuangan dan Perbankanhttps://journal.ibs.ac.id/index.php/jkp/article/view/1004Pengaruh Implementasi Model 70:20:10 Learning Framework, Digitalisasi Pembelajaran, Dan Budaya Organisasi Terhadap Pengembangan Human Capital Di Otoritas Jasa Keuangan Institute2026-08-12T11:38:04+00:00Angky Sahabi Manoppo[email protected]Antyo Pracoyo[email protected]Bambang Budhijana[email protected]Enny Haryanti[email protected]<p>Transformasi digital di sektor keuangan menuntut lembaga regulator memiliki sumber daya manusia yang adaptif, sehingga pengembangan human capital menjadi prioritas utama OJK Institute. Penelitian ini menganalisis pengaruh Model 70:20:10 <em>Learning Framework</em>, digitalisasi pembelajaran, dan budaya organisasi pembelajaran terhadap pengembangan <em>human capital</em>. Penelitian menggunakan desain kuantitatif kausal <em>cross-sectional</em> dengan 134 responden pegawai OJK Institute. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup skala Likert 6 poin dengan teknik <em>purposive sampling</em> dan dianalisis menggunakan <em>Partial Least Squares–Structural Equation Modeling</em> (PLS-SEM). Hasil menunjukkan Model 70:20:10 berpengaruh positif signifikan terhadap pengembangan <em>human capital</em> (β = 0,462; t = 3,054; p = 0,002). Digitalisasi pembelajaran berpengaruh positif tidak signifikan (β = 0,293; t = 1,484; p = 0,138), demikian pula budaya organisasi pembelajaran (β = 0,087; t = 0,465; p = 0,642). Secara simultan, ketiga variabel menjelaskan 64,0% variasi pengembangan <em>human capital</em> (R² = 0,640). Temuan mengonfirmasi pembelajaran berbasis pengalaman, pembelajaran sosial, dan pembelajaran formal terintegrasi merupakan faktor dominan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, kemampuan, dan sikap kerja pegawai. Digitalisasi pembelajaran dan budaya organisasi pembelajaran berperan sebagai faktor pendukung yang memerlukan integrasi lebih erat dengan praktik kerja dan sistem pembelajaran terstruktur untuk dampak langsung. Penelitian merekomendasikan penguatan implementasi Model 70:20:10 sebagai strategi utama pengembangan <em>human capital</em>, didukung optimalisasi platform digital dan penguatan budaya pembelajaran berkelanjutan di OJK Institute.</p> <p><strong> </strong></p> <p><strong>Kata Kunci </strong></p> <p>Model 70:20:10; Digitalisasi Pembelajaran; Budaya Organisasi Pembelajaran; <em>Human Capital Development</em>; PLS-SEM</p>2026-06-29T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Keuangan dan Perbankanhttps://journal.ibs.ac.id/index.php/jkp/article/view/903Analisis Pengaruh Investasi Energi Baru Terbarukan (EBT) terhadap Stabilitas Ekonomi Negara BRICS di Era Transisi Energi2026-08-07T02:56:46+00:00Novita Ramdhani[email protected]Muhammad Nasim Harahap [email protected]<p><em>This study aims to analyze the impact of Renewable Energy Investment (REI) on Economic Stability in BRICS countries during the period 2000–2023, within the context of the global shift towards clean energy transition. BRICS countries hold a strategic position in the global energy transition agenda given their significant contribution to global energy consumption and carbon emissions. This research utilizes the Pooled Mean Group (PMG) model to examine the short-term and long-term effects of macroeconomic variables such as Inflation, Trade Openness, Domestic Credit, Political Stability Index, and Debt-to-GDP Ratio on Economic Stability, measured using the Economic Risk Index from the International Country Risk Guide (ICRG). The analysis results indicate that Renewable Energy Investment (REI) has a negative impact</em><em> in the short term</em><em>. However, in the long term, Renewable Energy Investment (REI) shows a positive</em><em> and significant impact on Economic Stability,</em><em> likely due to investments in the real sector and clean energy, contributing to energy diversification, economic resilience, and the creation of long-term added value, thereby structurally reinforcing economic stability.</em><em> Furthermore, the variables of Domestic Credit and Debt-to-GDP Ratio were also found to have a negative effect on Economic Stability. This study underscores the importance of regulatory certainty, macroeconomic stability, and strong institutional support in promoting investment in the clean energy sector as an effort to achieve sustainable economic growth and carbon neutrality in developing countries, in line with sustainable development goals.</em></p>2026-06-29T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Keuangan dan Perbankanhttps://journal.ibs.ac.id/index.php/jkp/article/view/771Analisis Ekonomi Hijau dan Variabel Makroekonomi Terhadap Emisi Karbon2026-08-07T02:55:01+00:00Astri Putri Utami[email protected]Deswita Herlina[email protected]Vadilla Mutia Zahara[email protected]Muhammad Nasim Harahap[email protected]<p>Emisi karbon merupakan tantangan global yang mempengaruhi hampir semua negara, termasuk negara berkembang, sehingga diperlukan pembangunan berkelanjutan. Inisiatif ini dimulai dengan Perjanjian Paris yang mengharuskan negara peserta menetapkan target pembatasan suhu untuk mitigasi perubahan iklim, sesuai dengan SDGs 13 tentang aksi iklim. Dalam mendukung transisi menuju pembangunan berkelanjutan, berbagai negara mengadopsi ekonomi hijau. Penelitian ini menganalisis pengaruh Obligasi Hijau dan Perdagangan Produk Teknologi Rendah Karbon sebagai instrumen ekonomi hijau, serta Perkembangan Keuangan dan Investasi Langsung Asing terhadap emisi karbon pada periode 2017–2021. Metode yang digunakan adalah <em>Generalized Method of Moments</em> (GMM). Hasil penelitian menjelaskan bahwa Obligasi Hijau dan Perdagangan Produk Teknologi Rendah Karbon memberikan pengaruh negatif signifikan terhadap emisi karbon, meskipun dampaknya relatif rendah. Sebaliknya, Perkembangan Keuangan dan Investasi Langsung Asing memberikan kontribusi positif signifikan terhadap peningkatan emisi karbon, hal ini mencerminkan masih ada ketergantungan energi fosil di negara berkembang. Temuan ini menjelaskan perlunya adanya percepatan transisi ekonomi.</p> <p><strong> </strong></p>2026-06-29T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Keuangan dan Perbankan