https://journal.ibs.ac.id/index.php/jamie/issue/feedJournal of Accounting, Management and Islamic Economics2026-07-31T02:35:12+00:00Tim Journal of Accounting, Management and Islamic Economics[email protected]Open Journal Systems<p><img src="http://journal.ibs.ac.id/public/site/images/age/jamie-mockup.jpg" alt="JAMIE mockup" width="1150" height="700" /></p> <p style="text-align: justify;">eISSN : <a href="https://portal.issn.org/resource/ISSN/3032-4289" target="_blank" rel="noopener">3032-4289</a></p> <p style="text-align: justify;">Journal of Accounting, Management, And Islamic Economics (JAMIE) diterbitkan oleh STIE Indonesia Banking School secara berkala, yaitu pada bulan Juni dan Desember. Jurnal ini ditujukan sebagai media publikasi kajian ilmiah dalam bidang akuntansi, manajemen dan ekonomi islam. Jurnal akuntansi, manajemen dan ekonomi islam berkontribusi terhadap perkembangan ilmu dan praktek bisnis. Jurnal akuntansi, management dan ekonomi islam ini menyajikan hasil penelitian bidang Akuntasi meliputi: Akuntansi Keuangan dan Pelaporan, Akuntansi Manajemen, Tata Kelola, Auditing, Perpajakan, Sistem Informasi Akuntansi, Akuntansi Syariah, Akuntansi Pendidikan, Akuntansi Sektor Publik. Penelitian bidang manajemen meliputi: manajemen keuangan, manajemen pemasaran, manajemen sdm, stratejik, perbankan, korporasi, umkm, dan ekonomi. Penelitian bidang Ekonomi Islam seperti keuangan syariah, perbankan syariah, manajemen zakat, infak sedekah wakaf, manajemean industri halal, dsb.</p>https://journal.ibs.ac.id/index.php/jamie/article/view/1047PENGARUH LOAN DEPOSIT RATIO, LIQUIDITY RESERVE REQUIREMENT RATIO DAN RETURN ON ASSET TERHADAP INDIKASI PRAKTIK WINDOW DRESSING STUDI TERHADAP PERUSAHAAN SEKTOR PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2020-20242026-06-11T23:45:39+00:00Syaharani Nur Jannah[email protected]Lediana Sufina[email protected]<p>Penelitian ini menguji pengaruh <em>Loan Deposit Ratio, Liquidity Reserve Requirement Ratio </em>dan<em> Return on Asset </em>terhadap Indikasi Praktik <em>Window Dressing</em>. Penelitian ini menggunakan data dari 16 perusahaan perbankan konvensional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2020 hingga tahun 2024. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik <em>purposive sampling</em> dengan beberapa kriteria yang telah ditentukan. Metode penelitian dilakukan dengan analisis regresi linear berganda dengan menggunakan <em>Eviews</em>-10. Hasil penelitian ini menunjukkan <em>Loan Deposit Ratio </em>(LDR) berpengaruh negatif signifikan terhadap indikasi <em>upward </em>dan <em>downward window dressing </em>pada perusahaan sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2020-2024. <em>Liquidity Reserve Requirement Ratio </em>(LRRR) berpengaruh negatif signifikan terhadap <em>upward </em>dan <em>downward window dressing </em>pada perusahaan sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2020-2024. <em>Return on Aset </em>(ROA) berpengaruh positif signifikan terhadap <em>upward </em>namun <em>Return on Aset </em>(ROA) tidak berpengaruh signifikan terhadap <em>downward window dressing </em>pada perusahaan sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2020-2024.</p>2026-06-29T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Journal of Accounting, Management and Islamic Economicshttps://journal.ibs.ac.id/index.php/jamie/article/view/1040PENGARUH CONTENT MARKETING, INFLUENCER, DAN ONLINE CUSTOMER REVIEW TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN ONLINE TIKTOK SHOP PADA GENERASI Z2026-06-05T04:39:58+00:00Dea Sapta Gita[email protected]Deni Wardani[email protected]<p><em>The growth of the digital economy and social commerce has significantly transformed consumer behavior, particularly on TikTok Shop, a platform that integrates video content, social interaction, and transactional activities within a single digital ecosystem. Generation Z, as digital natives, represents a dominant user segment that relies heavily on content marketing, influencer recommendations, and online customer reviews in the purchase decision-making process. This study aims to examine and analyze the effects of content marketing, influencers, and online customer reviews on online purchase decisions of local skincare products on TikTok Shop among Generation Z consumers in Indonesia.</em></p> <p><em>This research adopts a quantitative approach using a survey method. Primary data were collected through questionnaires distributed to 104 Generation Z respondents who actively use TikTok, follow skincare influencers, and have experience purchasing local skincare products via TikTok Shop. The sampling technique employed was purposive sampling, and data were analyzed using SEM-PLS with SmartPLS.</em></p> <p><em>The results show that content marketing, influencers, and online customer reviews have positive and significant effects on online purchase decisions. Influencers and online customer reviews demonstrate stronger influence compared to content marketing in shaping purchase decisions. These findings highlight the important role of content-based marketing strategies, influencer credibility, and customer reviews in influencing Generation Z purchasing behavior within social commerce platforms.</em></p>2026-06-29T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Journal of Accounting, Management and Islamic Economicshttps://journal.ibs.ac.id/index.php/jamie/article/view/1076PENGARUH KOMPENSASI DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL MEDIASI2026-07-31T02:35:12+00:00Emir Aqsana[email protected]Edi Komara[email protected]<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompensasi dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi pada karyawan PT. XYZ. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada seluruh karyawan perusahaan. Populasi sekaligus sampel dalam penelitian ini berjumlah 32 orang dengan teknik sampling jenuh. Teknik analisis data yang digunakan adalah Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kompensasi tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap kinerja karyawan; (2) lingkungan kerja tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap kinerja karyawan; (3) kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja; (4) lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja; (5) kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan; serta (6) kepuasan kerja terbukti mampu memediasi secara penuh (full mediation) pengaruh kompensasi dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kinerja karyawan tidak dapat dicapai secara langsung melalui kompensasi maupun lingkungan kerja semata, melainkan harus terlebih dahulu meningkatkan kepuasan kerja karyawan.</p>2026-06-29T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Journal of Accounting, Management and Islamic Economicshttps://journal.ibs.ac.id/index.php/jamie/article/view/1059PENGARUH PENERAPAN SHARIA COMPLIANCE, RELIGIUSITAS DAN PERSEPSI BAGI HASIL TERHADAP NIAT MAHASISWA MENGGUNAKAN PRODUK TABUNGAN PADA BANK SYARIAH INDONESIA (BSI) 2026-07-13T09:41:34+00:00Furqon Nurhadi[email protected]Alvien Nur Amalia[email protected]<p>Perkembangan ekonomi syariah setiap tahunnya makin meningkat dan tingkat kesadaran beragama di Indonesia juga semakin baik serta persepsi masyarakat tentang sistem syariah yang belum diterapkan sebagaimana harusnya. Salah satu bentuk penerapan sistem ekonomi syariah ada pada perbankan syariah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan penerapan prinsip syariah (<em>sharia compliance)</em>, religiusitas serta persepsi bagi hasil terhadap niat mahasiswa menggunakan produk tabungan pada Bank Syariah Indonesia (BSI). Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik analisis regresi linier berganda. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa yang merupakan nasabah maupun non nasabah yang berdomisili di DKI Jakarta dan beragama Islam yang berjumlah sebanyak 125 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel <em>sharia compliance </em>dan persepsi bagi hasil memiliki pengaruh terhadap niat mahasiswa menggunakan produk tabungan pada Bank Syariah Indonesia (BSI) sementara variabel religiusitas tidak berpengaruh pada niat mahasiswa menggunakan produk tabungan di Bank Syariah Indoneisa (BSI). Variabel variabel tersebut diuji secara simultan memiliki pengaruh terhadap niat menggunakan mahasiswa pada produk tabungan di Bank Syariah Indonesia (BSI).</p> <p> </p> <p><strong>Kata Kunci:</strong> Niat Menggunakan, <em>Sharia Compliance, </em>Religiusitas, Persepsi Bagi Hasil</p>2026-06-29T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Journal of Accounting, Management and Islamic Economicshttps://journal.ibs.ac.id/index.php/jamie/article/view/1074CORPORATE GOVERNENCE, PROFITABILITAS DAN NILAI PERUSAHAAN 2026-07-28T10:49:54+00:00Adyawan Putra Raharja[email protected]Nova Novita[email protected]<p><em>This paper examines the effects of corporate governance indicators—namely audit committee size, managerial ownership, and institutional ownership—as well as profitability on firm value. Firm value is measured using Tobin’s Q, audit committee size is measured by the number of audit committee members, managerial ownership is measured by the percentage of shares held by top management, institutional ownership is measured by the percentage of shares held by institutional shareholders, and profitability is measured using return on equity (ROE). Based on a sample of transportation companies, the results indicate that audit committee size has a negative effect on firm value, managerial ownership has no effect on firm value, institutional ownership has a negative effect on firm value, and profitability has no effect on firm value. These findings suggest that the presence of an audit committee and a high level of institutional ownership do not necessarily enhance the value of transportation companies and may even be perceived negatively by the market when they are not accompanied by effective oversight, independence, and transparency. Therefore, companies should prioritize the quality of governance over mere formal compliance with governance structures, while investors should consider the effectiveness of oversight mechanisms and companies’ fundamental prospects more comprehensively when assessing firm value.</em></p>2026-06-29T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Journal of Accounting, Management and Islamic Economics